Ini 6 Hal Buruk yang Bakal Terjadi Kalau Kamu Sering Skip Pakai Pelembap



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pelembap atau moisturizer merupakan salah satu produk kecantikan terpenting bagi kulit, bahkan untuk mereka yang tidak hobi dengan perawatan ribet.

Manfaat yang diberikan pelembap jauh lebih luas daripada sekadar mencegah kulit kering. Pasalnya kandungan di dalam pelembap yang beredar di pasaran saat ini juga sudah semakin variatif, disesuaikan dengan kulit manusia modern yang terpapar lebih banyak pengaruh buruk dari luar.
Apa yang terjadi jika sering melewatkan pemakaian pelembap? Berikut ini kami tampilkan dampaknya berdasar keterangan para ahli kulit dan kecantikan.
Kulit terlihat kasar dan mudah mengelupas
Kulit yang kekurangan pelembap bisa dikatakan kekurangan nutrisi. Akibatnya bisa terlihat pada permukaan kulit yang kasar, warnanya tidak merata, dan pori-pori lebar.
Saat cuaca kering, kulit yang kekurangan pelembap juga lebih mudah mengelupas.
Kulit terasa gatal
Kulit yang sangat kering biasanya terasa ketat dan rawan gatal. Rasanya sangat tidak nyaman dan membuat kita terdorong untuk menggaruk yang nantinya akan mengakibatkan kerusakan kulit lebih fatal.
Kulit kusam dan terlihat lebih gelap
Kulit gelap yang terawat bakal terlihat lebih bercahaya daripada kulit putih yang kusam. Inilah yang bisa terjadi jika kamu jarang menggunakan pelembap. Kulit yang kekurangan nutrisi akan memiliki rona kusam dan terlihat lebih gelap.
Tidak terlindung dari pengaruh buruk eksternal
Jika kamu melewatkan pemakaian pelembap, kulit tidak memiliki lapisan pelindung ekstra dari polutan dan radikal bebas.
Apalagi jika kamu menggunakan produk kecantikan yang menggunakan banyak bahan aktif. Produk seperti ini juga bisa menjadikan kulit kering jika tidak dibarengi dengan pelembap.
"Kebanyakan bahan perawatan kulit yang paling efektif seperti retinoid, asam salisilat, dan benzoyl peroksida cenderung sangat kering," kata ahli dermatologi Dr. Whitney Bowe kepada Good Housekeeping. "Jadi jika Anda tidak melengkapinya mereka dengan pelembap, Anda berisiko mengalami efek samping yang tidak menyenangkan seperti kulit memerah dan mengelupas."
Bikin jerawat semakin parah
Mitos yang selama ini dipercaya adalah pelembap tidak cocok untuk kulit yang berjerawat karena menjadikan minyak semakin menumpuk. Kenyataannya, kulit yang kering justru menjadikan jerawat semakin parah, karena kulit jadi memproduksi semakin banyak sebum untuk mengembalikan kelembapannya.
"Kekeringan sebenarnya bisa membuat jerawat Anda semakin parah," kata Dr. Debbie Palmer, dermatolog dan pendiri Replere Skin Care. "Bagi pasien dengan kulit berjerawat, saya sarankan untuk menggunakan pelembap bebas minyak, tanpa aroma, dan non-komedogenik untuk menyertai perawatan anti-jerawat."
Kerutan terlihat semakin jelas
"Kulit dehidrasi akan membuat semua garis halus terlihat," kata Dr. Bowe.
Jika kamu melewatkan penggunaan pelembap, garis halus di area wajah akan terlihat semakin jelas. Pelembap berfungsi menjaga kesehatan lapisan elastin dan kolagen. Jika kulit tidak mendapatkannya dalam jumlah yang memadai, wajah akan terlihat lebih tua dan lelah.
Itulah beberapa dampak buruk yang bakal terjadi jika kamu tidak rajin menggunakan pelembap.
(Merdeka.com)

Related

Gaya Hidup 2728866447232706195

Post a Comment

item