Terobsesi Masakan Nusantara, Pengacara Senior Lelyana Santosa Terjun ke Bisnis Restoran


Lelyana Santosa

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kecintaan terhadap masakan Nusantara membuat pengacara senior, Lelyana Santosa, menjejakkan kaki ke bisnis kuliner.
Ya, Lelyana memang gemar dengan masakan Nusantara. Karena hobinya tersebut, dia terdorong untuk membuka restoran Daun Muda di bilangan Jl Wolter Monginsidi no. 24A Jakarta Selatan.
Menyasar segmen pasar menengah ke atas, restoran Daun Muda menawarkan beragam makanan Nusantara yang populer. Seperti beragam sate, sea food, hingga bermacam lalapan dan sayuran.
Hal lain yang juga menarik dari restoran ini adalah dapur untuk memasak berada di tengah-tengah ruangan, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses memasak.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan juru masak dan terlibat dalam proses meracik makanan.
"Kalau restoran lain menawarkan live music, di sini kami menawarkan live cooking. Proses memasak bisa dilihat langsung," kata Lelyana membuka perbincangan.
Saat itu menjelang makan siang. Satu per satu pengunjung berdatangan dan mulai memenuhi meja-meja yang disediakan. Hingga sekitar pukul 12.30, ruangan restoran Daun Muda sudah terlihat penuh.
Sebagian menu yang disajikan Restoran Daun Muda
Sebagian menu yang disajikan Restoran Daun Muda(KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO)
Lokasi yang strategis membuat restoran ini mudah dijangkau. Meski belum setengah tahun dibuka, Daun Muda sudah mendapatkan respon positif dari konsumen.
Menurut Lelyana, dia cukup mengandalkan media sosial dan jaringan pertemanan untuk melakukan promosi.
"Posting di Instagram, itu menjadi cara promosi yang murah. Alhamdulillah, respon pengunjung positif," cerita dia.
Gemar Memasak
Lelyana merupakan pengacara senior pada Lubis, Santosa & Maramis Law Firm. Meskipun sehari-hari berprofesi sebagai penasihat hukum, namun dia tidak meninggalkan kegemarannya pada kuliner nusantara.
Istri dari Mas Achmad Santosa ini berkisah, kegemarannya memasak mulai muncul ketika dia mendampingi sang suami berkuliah S3 di Kanada.
Sang suami, Mas Achmad Santosa punya banyak teman dan teman-temannya itu sering bermain ke apartemen yang mereka sewa. Karena banyak orang, Lelyana tergerak untuk menyediakan makanan. Dan, makanan yang disediakan adalah khas Indonesia.
Dari situ, Lelyana tertarik dengan kuliner. Bahkan di tengah-tengah kesibukannya sebagai penasihat hukum, dia tetap menyempatkan diri untuk memasak dan "menjelajahi" khazanah kuliner Nusantara.
Ide untuk membuka restoran kemudian muncul ketika propertinya yang berada di Jl Jl Wolter Monginsidi Jakarta Selatan menganggur. Sebelumnya bangunan tersebut disewa oleh gerai ritel 7-Eleven yang kemudian tutup pada pertengahan 2017.
"Ada ide untuk memanfaatkan bangunan tersebut, sehingga muncullah ide mendirikan restoran," kata Lelyana.
Bahan-bahan yang diolah ditampilkan melalui pamflet Restoran Daun Muda
Bahan-bahan yang diolah ditampilkan melalui pamflet Restoran Daun Muda(KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO)
Dia kemudian menggandeng Andrea Peresthu untuk mengelola restoran ini, sekaligus meracik berbagai menu yang ditawarkan.
Selain itu, interior ruangan juga diserahkan kepada Andrea Peresthu agar tercipta suasana yang menyenangkan. Dan, kolaborasi ini akhirnya berbuah manis. Setiap hari restoran ini selalu penuh oleh pengunjung.
Bagaimanapun, berbisnis memang membutuhkan passion dan kolaborasi. Dan Lelyana Santosa membuktikannya bahwa dua hal itu memang menjadi kunci suksesnya usaha yang dijalankan.

(Kompas.com)

Related

Berita Ekonomi 3091435460700883685

Post a Comment

item