Jajal Kereta Bandara, Jonan Sebut Sudah Seperti Hongkong dan Singapura


Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meninjau fasilitas produksi gas di Lapangan Jangkrik, Handil Baru, Kalimatan Timur, Selasa (31/10/2017).

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku Kereta Bandara Soekarno-Hatta sudah sesuai harapan dari berbagai sisi.

Hal itu disampaikan Jonan saat mencoba Kereta Bandara dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018) malam sekitar pukul 19.21 WIB.

"Nyaman, interiornya juga sudah seperti kereta-kereta di luar negeri, stasiunnya juga sudah sesuai standar internasional seperti di Singapura dan Hongkong," ucap Dirut PT KAI pada 2009-2014 itu.

Jonan mengaku senang karena impiannya terwujud sejak ia merintisKA Bandara akhir 2011 saat menjabat Dirut PT KAI.

Suasana di dalam salah satu gerbong kereta bandara saat melakukan uji coba di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta akan menuju stasiun Sudirman, Selasa (28/11/2017). Kereta Bandara diperkirankan akan resmi beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang
Suasana di dalam salah satu gerbong kereta bandara saat melakukan uji coba di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta akan menuju stasiun Sudirman, Selasa (28/11/2017). Kereta Bandara diperkirankan akan resmi beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Adapun mengenai tarif kereta bandara sebesar Rp 70.000, Jonan menyebut, sudah cukup masuk akal mengingat kereta ini tidak disubsidi pemerintah.
Kecepatan kereta juga diakuinya sudah cukup baik meskipun dia memiliki catatan tersendiri soal waktu transit di beberapa stasiun yang dianggapnya masih terlalu lama.

"Tiga sampai empat menit cukuplah di Stasiun Batu Ceper, dan menurut saya tidak perlu berhenti di Stasiun Duri, kalau bisa shortcutlebih bagus karena waktunya bisa lebih cepat," sebutnya.

Dia menilai kereta bandara yang beroperasi sejak akhir Desember 2017 itu sangat layak menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Soekarno-Hatta. Jonan mengatakan ada tiga keuntungan dengan memilih kereta bandara yakni menurunkan konsumsi BBM, menghemat waktu, dan mengurangi polusi.

"Yang lain bagus, saya senang kok. Interior terutama sudah bagus dan nyaman," kata Ignasius Jonan.

(Kompas.com)

Related

Berita Ekonomi 1823354682960093874

Post a Comment

item