Bali United 'B' Dijegal Yangon Myanmar

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Skuat Serdadu Tridatu menyerah dengan skor 1-3 saat menjamu wakil Myanmar, Yangon United di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Selasa (13/2) sore. Kekalahan anak asuh coach Widodo Cahyono Putro itu karena lebih dominan menurunkan tim B alias pemain lapis kedua, yang selama ini jarang diturunkan. 

Bali United hanya mampu mencetak gol lewat Gede Sukadana menit 45. Sementara tiga gol Yangon United dilesatkan Emmanuel Ikechukwu menit 15, Sekou Sylla menit 18 dan 24 . Dengan hasil tersebut skuat Serdadu Tridatu tidak mendapat poin di hadapan publiknya sendiri.

Kekalahan Bali United mulai tampak terlihat begitu wasit Ammar Ebrahim asal Bahrain meniup pluit. Tim tamu langsung menggebrak. Alhasil interval pertama Bali United langsung kedodoran. Pemain lapis dua yang diturunkan coach Widodo belum mampu mengatasi Yangon United. Setelah dibobol Emmanuel menit 15, dan Sekou Sylla menit 18 dan 24. 

Gol pertama karena kurang sigapnya mengantisipasi umpan crossing dari sisi kanan gawang Made Wardana. Emmanuel yang berdiri bebas langsung mencocor gawang Bali United. Berselang 3 menit berikutnya, berawal serangan balik cepat, akibat kesalahan antisipasi Anak Agung Ngurah Nanak, Sekou Sylla berhasil menggandakan keunggulan tim tamu. Setelah kiper Made Wardana hanya bisa menonton gawangnya dibobol untuk kedua kalinya. 

Berselang 5 menit berikutnya, lagi-lagi Ngurah Nanak melakukan kesalahan antisipasi umpan lambung. Sekou Sylla yang berdiri bebas kembali membuat Yangon United memperlebar keunggulan menjadi 3 gol.

Tuan rumah hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Sukadana. Memanfaatkan kemelut depan gawang Kyaw Zin Htet, berhasil menyambar bola muntahan, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Usai turun minum, tuan rumah masih belum begitu greget main. Termasuk gagal memanfaatkan penalti yang didapat Kevin Brands. Tendangannya justru melenceng di sisi kanan gawang Kyaw Zin Htet. Penalti didapat setelah pemain belakang Yangon United handsball di areal kotak terlarang.

Pelatih Kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro menegaskan dari sisi hasil memang sangat mengecewakan. Dia berharap skill individu wajib ditingkatkan. Dan, terus belajar dari hasil kekalahan ini. "Sukses tim memang berawal dari kesalahan, kita harus terus berupaya kedepannya," tegas coach Widodo. 

Sementara soal pemain yang diturunkan memang itu rotasi. Termasuk lawan diakui disiplin dalam bertahan,”Sehingga pemain kami banyak melakukan delay bola,” kata Widodo. "Ini sangat-sangat berharga untuk tim, makanya kami tetap berharap ke setiap pemain meningkatkan fisik dan skill. Dan, selalu fokus dalam setiap pertandingan. Hingga konsentrasi harus disadari ini main di Piala AFC, tidak bisa berleha-leha lagi," jelas coach Widodo. 

Sebab, kesalahan itu terlihat konsentrasi pemain menurun hingga terjadi gol di lini belakang. "Kami akui, tim kami tadi tampil dibawah performance terbaiknya," tutur coach Widodo. Dan, kami akan cari kenapa bisa seperti itu permainnya. Mungkin ini siklus datang dari Palembang.

Sementara itu pelatih Yangon United, Myo Min Tun mengakui timnya bermain bagus terutama 30 menit pertandingan awal. Dan, hal itu mampu dikonversikan menjadi gol untuk meraih keunggulan. "Mungkin saja kami mengambil keuntungan, karena lawan Bali United menurunkan pemain lapis kedua," tegas coach Myo Min Tun. 

Wakil Myanmar itu sendiri menurunkan lima pemain muda usia 23 tahun. “Itu proyeksi untuk tim Yangon United beberapa tahun ke depan. Jadi tim ini kolaborasi pemain muda dan senior," kata Myon Min Tun.






sumber: nusabali.com

Related

Olahraga 1839623051121952873

Post a Comment

item