Pentinju Denpasar Sabet Empat Emas

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Empat petinju Denpasar sukses meraih empat medali emas di final kejuaraan tinju Piala Kapolda Metro Jaya, di di Balai Sarbini Jakarta, Sabtu (3/2) malam. Dengan hasil itu, Pertina Denpasar melampuai target yang ditetapkan, yang hanya 4 medali, yakni 2 emas dan 2 perak.  So, prediksi awal semua petinju meraih medali akhirnya terwujud.

"Hasil ini melampaui target, tapi sejak awal kami memang memprediksi petinju asal Pertina Denpasar akan tampil sesuai harapan dan akhirnya terbukti," ungkap Ketum Pertina Denpasar Made Muliawan Arya atau yang biasa De Gadjah, dikonfirmasi Sabtu malam. Keempat petinju yang sukses meraih emas itu, masing-maing  Kornelis Kwangu Langu kelas Layang 49 kg, Ferdinandus Seran kelas terbang 52 kg, Julio Bria kelas Bantam 56 kg, dan Gregorius Gheda Dende kelas Welter Ringan 64 kg. 

Bahkan dua diantaranya menang TKO.  Kornelis menang TKO ronde 3 atas Rivaldi dari TNI AU Malang, Ferdinandus menang TKO ronde 1 atas Samuel Leuwol AD. Sedangkan  Julio Bria menang angka atas Jill Mandagir dan Gregorius juga menang angka atas Topas Siregar TNI AU Jakarta. "Hasil ini berkat kerjasama tim dan kerja keras, dan disiplinnya petinju Denpasar," beber De Gadjah.

 Kedepan, kekompakan dan perhatian para pengurus Pertina Denpasar dan suport Pemerintah Kota Denpasar terus ditingkatkan. Terutama Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota IGN Jaya Negara, dan seluruh donatur termasuk masyarakat pecinta tinju di Bali, dan khususnya Denpasar. 

"Kami atas nama Pertina Denpasar mengucapkan terima kasih banyak atas semua suportnya dan bersyukur atas apa yang kami raih di Piala Kapolda Metro Jaya," tandas De Gadjah.  Menurut De Gadjah, pihaknya  menargetkan petinju Denpasar di kejuaraan Asia. Sebab, dalam dua kejuaraan beruntun di Indonesia, petinju Denpasar selalu tampil mendominasi. 

"Perjuangan ini adalah perjuangan bersama, dan sejak awal kami yakin, akan mendulang prestasi lewat medali yang begitu luar biasa," tutur De Gadjah. Sejatinya Pertina Denpasar mengirimkan lima petinju, namun Krispinus Mariano W kelas Layang 49 kg dari Sasana Adi Swandana Boxing Campn (ASBC), harus ketemu rekan sendirinya Kornelis Kwangu Langu kelas layang 49 kg di fase awal penyisihan. 

Pelatih tinju Denpasar Yulianus Leo Bunga menambahkan, di atas ring petinjunya selalu all out memberikan pukulan ke arah lawan. Makanya, rivalnya selalu kerepotan meladeni petinju Denpasar. Secara umum lawannya selalu menyerah TKO. "Kami memang instruksikan setiap ronde terus menggempur lawan, dan hasilnya rival memang kalah ketemu petinju Denpasar," jelas Yulianus Leo Bunga.






sumber : nusabali.com

Related

Olahraga 4851767851862175893

Post a Comment

item