Hari Bahagia Sedunia, Saat Manusia Tak Boleh Lupa Bahagia

Hari Bahagia Sedunia, Saat Manusia Tak Boleh Lupa Bahagia

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Tanggal 20 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bahagia Sedunia. Hari bahagia sedunia ini dirayakan untuk mengingat kembali berbagai hal-hal menyenangkan yang dialami manusia saat hidup. 

Mengutip laman UN.org, perayaan hari bahagia sedunia yang digagas oleh PBB dirayakan sejak 2013 lalu juga dilakukan untuk membuat orang sadar pentingnya hidupnya bahagia. Menyadari bahwa faktor penentu kebahagiaan bukan sekadar berapa jumlah uang atau kekayaan yang dimiliki. 

Pada 2015, PBB meluncurkan 17 faktor pengembangan berkelanjutan untuk mengatasi kemiskinan, mengurangi ketidakadilan, dan melindungi bumi. Mereka yakin bahwa tiga aspek tersebut akan membantu mencapai kebahagiaan manusia di seluruh dunia. 
Program berkelanjutan ini pun membuat PBB meluncurkan laporan negara-negara paling bahagia di dunia. Di tahun ini, Finlandia kembali berada di posisi satu dan dinobatkan lagi sebagai negara paling bahagia di dunia. 

"Hari Bahagia Sedunia lebih dari sekadar perayaan yang menyenangkan. Hari ini juga mengingatkan kita bahwa dunia akan jadi tempat yang lebih baik ketika kita terkoneksi bersama dan peduli pada orang di sekitar kita," Mark Williamson, direktur Action for Happiness, sebuah gerakan untuk meningkatkan kebahagiaan komunitas dan mental pada 2015 dikutip dari Day of Happiness. 

Hanya saja, tak harus pindah ke Finlandia untuk bisa hidup bahagia. Yang harus disadari, kebahagiaan bisa didapatkan dari hal-hal kecil yang ada di sekitar Anda setiap harinya. 

Anda patut berbahagia sekaligus bersyukur di hari ini karena masih diberi kesempatan untuk masih bisa bernapas, sehat, dan beraktivitas seperti biasa. Mungkin terdengar klise, tapi kenyataannya, Anda wajib bersyukur dan bahagia karena tak semua orang mendapatkan kebahagiaan itu. Ada saja orang yang terbaring di rumah sakit dan menanti kesembuhan atau bahkan ada saja orang yang dilanda kesedihan karena orang terkasih meninggal dunia. 
Berbahagialah juga kalau Anda hari ini masih bisa bertemu dengan keluarga lengkap, tak kelaparan, sehat, dan lainnya. 

Jika masih sulit untuk bersyukur dan berbahagia hari ini, mengutip Business Insider untuk mendapatkan kebahagiaan berdasarkan penelitian. 

1. Olahraga
Penelitian membuktikan bahwa olahraga akan membantu seseorang menjadi lebih bahagia dan menjalani hidup lebih utuh. Tak cuma itu, sebagai bonusnya, pikiran akan jadi lebih jernih dan tubuh lebih sehat. 

2. Temukan rutinitas tidur
Orang yang punya ritme tidur terjaga kualitasnya dan teratur akan merasa lebih bahagia, bersemangat, tak mudah tersinggung. Selain itu mereka juga lebih mudah mengontrol diri dan juga emosinya. 

3. Lakukan rutinitas keluarga yang menyenangkan
Sebuah penelitian pada 2016 membuktikan bahwa keluarga yang menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang secara teratur, melakukan aktivitas keluarga di luar rumah akan lebih bahagia dibanding yang tak punya rutinitas keluarga.
4. Sarapan
Sebuah studi di Korea Selatan membuktikan bahwa remaha yang menyantap sarapan setiap hari akan memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak sarapan.

5. Lingkaran pertemanan
Temukan teman yang bisa membuat Anda bahagia. Hubungan pertemanan Anda akan sangat memengaruhi kebahagiaan seseorang. Namun pastikan, pertemanan tersebut adalah sebuah pertemanan dengan seseorang yang nyata dan ada dalam hidup Anda, bukan sekadar pertemanan online.

6. Meditasi
Terkadang kesendirian dan meditasi akan membantu Anda jadi lebih bahagia. Studi menunjukkan bahwa meditasi bisa menjernihkan pikiran dan juga membawa kebahagiaan. 

7. Terhubung dengan alam
Apa yang lebih menyenangkan daripada melihat alam luas yang indah dan kaya, pohon hijau, dan terpaan angin sepoi-sepoi? Penelitian menunjukkan bahwa terhubung dengan alam akan memberikan dampak signifikan pada kebahagiaan seseorang.













sumber:CCNIndonesia.com



Related

Gaya Hidup 4198513540393465475

Post a Comment

item