Mimpi Astori yang Tak Pernah Terwujud hingga Akhir Hayat...

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Kabar mengejutkan datang dari Fiorentina karena kaptennya, Davide Astori, meninggal dunia pada Minggu (4/3/2018). Pemain berusia 31 tahun ini ditemukan sudah tak bernyawa di atas tempat tidur di kamar hotel tempat tim menginap menjelang pertandingan melawan tuan rumah Udinese. 

Sebagai bentuk bela sungkawa,Liga Italia memutuskan untuk menunda seluruh pertandingan Serie A dan Serie B pada Minggu (4/3). Tak disebutkan kapan laga tunda tersebut akan dimainkan. Kepergiannya yang begitu cepat membuat Astori tidak pernah mewujudkan mimpi untuk memperkuat AC Milan.
Padahal, bergabung dengan Rossoneri merupakan impian terbesarnya. Astori merupakan jebolan akademi AC Milan. Pada 2001-2002, dia bergabung dengan akademi klub tersebut dari akademi Pontisola San Pietro, klub yang kini bermain di Serie D.

Pemain asal Italia itu mentas dari level junior menjadi pemain profesional pada musim 2005-2006. Sepanjang musim 2006-2007 hingga 2007-2008, Astori terus-menerus dipinjamkan secara bergantian ke AS Pizzighettone, Cremonese dan Cagliari.

Astori akhirnya meninggalkan Milan pada musim 2008-2009 untuk bergabung dengan Cagliari. Pada akhir musim 2010-2011, dia mengungkapkan keinginannya untuk kembali menggunakan kostum merah-hitam. "Saya merasa siap untuk bergabung dengan AC Milan, sepertinya Adriano Galliani (saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden) sangat ingin menyelesaikan transfer saya dalam waktu dekat dan saya berharap situasinya akan segera diselesaikan," kata Astori kepada Il Corriere dello Sport (14 Juni 2011), yang dicuplik BolaSport.com. "Ini adalah sinyal penting bagi saya bahwa AC Milan tidak lagi ingin memperpanjang kepemilikan bersama.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kepercayaan pada saya dan mereka menganggap saya sebagai pemain penting untuk masa depan," ucap Astori menunjukkan keyakinan.

Saat itu Milan masih memiliki separuh kepemilikan Astori. Pemain kidal itu percaya bahwa mimpinya kembali bergabung dengan Milan akan segera terwujud. "Bahkan jika mereka gagal untuk mengontrak saya sekarang, itu tidak berarti bahwa impian saya untuk mengenakan jersey AC Milan telah selesai.

Tidak penting apakah saya kembali ke AC Milan sekarang atau dalam waktu lima tahun," ujarnya. 

Keinginan Astori muncul karena dia belum pernah sekali pun mengenakan seragam kebesaran Milan senior dalam laga resmi. Dengan kejadian ini membuat mimpi besar Astori terkubur bersama jasadnya.


Kompas



Related

Olahraga 9137485810610801144

Post a Comment

item