Libur Panjang Lebaran, Pemerintah Disarankan Berikan BLT

Libur Panjang Lebaran, Pemerintah Disarankan Berikan BLT

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Mantan Menteri Perindustrian era SBY yang juga pengusaha nasional MS Hidayat meminta kepada pemerintah untuk membuat skema baru agar libur panjang lebaran bisa memberikan dampak besar pada ekonomi.

Salah satunya, menggelontorkan bantuan langsung tunai (BLT) sebagaimana pernah diterapkan pemerintahan Presiden SBY. Hidayat mengatakan BLT tersebut penting di tengah ekonomi yang sedang lesu.

BLT bisa memberikan gairah pada konsumsi. "Tujuannya supaya rakyat kecil punya kemampuan untuk belanja secara cash," katanya.
 
Pemerintah pada tahun ini menerapkan kebijakan cuti bersama Lebaran yang cukup panjang. Hidayat mengatakan bahwa kebijakan tersebut merugikan dunia usaha.


Kebijakan tersebut berdampak negatif pada industri manufaktur, ritel, dan properti. 

Pasalnya, dampak yang ditimbulkan oleh perpanjangan cuti bersama Lebaran tersebut terhadap peningkatan konsumsi tidak sebesar kerugian yang dialami pengusaha yang terhenti kegiatan produksinya.

"Padahal kita kan saat ini butuh kegiatan produksi," katanya.
Hidayat mengatakan terhentinya kegiatan produksi industri bisa berdampak ke banyak hal. Salah satunya perlambatan kinerja ekspor manufaktur.

Dampak lain, keengganan investor untuk menginvestasikan dana mereka. Karena kebijakan tersebut mereka akhirnya lebih senang memarkirkan uang di bank.

Agar dampak tersebut bisa diredam pemerintah dimintanya segera bertindak. "Setelah libur segera genjot lagi, harus segera dimulai lagi," katanya



































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Berita Ekonomi 2862559102629810444

Post a Comment

item