Pasca Kebakaran Dashyat, California 'Butuh Rekonstruksi Besar-besaran'

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Badan Pengelola Kedaruratan Federal Amerika Serikat (FEMA) menyebut kawasan Paradise di negara bagian California yang hancur akibat kebakaran besar harus dibangun ulang agar aktivitas dan layanan masyarakat kembali pulih seperti semula.
Rekonstruksi besar-besaran itu diperkirakan membutuhkan waktu beberapa tahun.
Direktur FEMA, Brock Long, menyebut kebakaran yang menghancurkan daerah Paradise merupakan salah satu malapetaka terburuk yang pernah dilihatnya.
Hingga Kamis (14/11) waktu setempat, setidaknya 48 orang ditemukan tewas. Sementara itu, lebih dari 100 orang dinyatakan hilang.
Sekitar 9.000 tenaga pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk mengatasi situasi darurat itu.

Dalam sesi jumpa pers singkat, Direktur Pemadam Kebakaran California, Ken Pimlott, menyebut beragam upaya telah dilakukan untuk menaklukkan kobaran api.
"Saya ingin terus mengulang pernyataan, kami masih memiliki banyak tugas. Kami akan terus berada di lapangan."
"Kami akan mengatasi situasi ini sampai benar-benar tuntas," ujar Pimlott.
Dalam cuitannya di Twitter, Presiden AS, Donald Trump mengklaim telah mendapatkan informasi tentang kondisi California. Data itu diperolehnya dari Long dan Menteri Dalam Negeri, Ryan Zinke, yang kini berada di California.
Trump juga menawarkan bantuan federal untuk Gubernur California, Jerry Brown.

Kondisi terkini

Para pemadam telah menanggulangi 35% kawasan yang terbakar di bagian utara California. Kejadian ini dianggap sebagai kebakaran terdashyat yang pernah melanda negara bagian tersebut.
Namun hingga akhir November nanti, para pemadam dipastikan tidak akan mampu mengatasi seluruh kawasan terdampak, yang diperkirakan seluas 54,6 ribu hektar.
Otoritas di Butte County telah merilis daftar 103 orang yang hilang saat kebakaran besar terjadi. Sebagian besar dari mereka adalah manula.
Adapun, sejauh ini 7.600 penduduk kehilangan tempat tinggal akibat dilalap api. Ratusan bangunan komersial juga hancur dalam kejadian ini.
Gubernur Jerry Brown, yang berkeliling California, Rabu lalu, menyebut negara bagiannya seperti tengah menjadi zona perang.
"Kawasan Paradise sebenarnya telah bersiap menghadapi kedaruratan semacam ini, tapi tentu saja kebakaran ini tidak diprediksi sebelumnya, luar biasa besar sehingga banyak orang terperangkap," ucapnya.
Pasukan angkatan bersenjata AS diterjunkan untuk membatu tim forensik serta anjing pencari jenazah. Pada saat yang bersama, mereka juga mencari penduduk yang selamat.
Pejabat setempat menyatakan, operasi pencarian korban dapat berlangsung berminggu-minggu.

Bagaimana kebakaran lainnya?

Berbagai titik kebakaran terus menyala di California. Potensi kerawanan dinyatakan masih tetap tinggi.
Direktur Pemadam Kebakaran California, Ken Pimlott, menduga potensi kebakaran di negara bagian itu akan terus ada, setidaknya hingga pekan depan, karena vegetasi yang kering.
"Saat ini kami fokus menjaga ritme untuk mengalahkan kobaran api di seluruh penjuru negara bagian ini," kata Pimlott.
Dia berkata, perkembangan positif muncul di kawasan Woolsey. Di kawasan itu, resor pinggir pantai dan pemukiman orang super kaya nan terkenal hancur terbakar.
Otoritas setempat mengkonfirmasi, satu pertiga dari seluruh korban tewas telah ditemukan. Mereka memperkirakan, kini terdapat 51 korban tewas lainnya di berbagai penjuru California.
Kebakaran di daerah Woolsey terjadi di kawasan seluas sekitar 39.254 hektar. Pihak pemadam mengklaim, 47% area terdampak telah teratasi.
Kepolisian di Los Angeles County berencana mengawal sejumlah penduduk kembali ke pemukiman yang telah dianggap aman.
Kebakaran baru yang disebabkan hembusan angin mulai mengancam San Bernardino County. Namun otoritas menyatakan potensi itu telah ditanggulangi.

Mengapa kebakaran besar itu terjadi?

Otoritas lokal belum dapat memastikan awal mula kebakaran ini.
Di sisi lain, sejumlah orang telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan Pacific Gas & Electric (PG&E).
Senin lalu, Komisi Layanan Publik California (CPUC) mengumumkan, mereka memulai investigasi terhadap PG&E dan beberapa perusahaan listrik lain, yaitu Southern California Edison (SCE).
SCE sebelumnya melaporkan persoalan jalur transmisi di dekat Hill dan Woolsey yang kini terbakar.
Dalam catatan sejarah, musim kebakaran di California biasanya muncul di musim panas hingga awal musim gugur. Namun para pakar memperkirakan, potensi kebakaran akan terus ada sepanjang tahun ini.
Kelembaban rendah, angin hangat Santa Ana, dan lanskap yang kering setelah sebulan tanpa hujan dianggap menjadi salah satu faktor penyebaran kebakaran yang kilat.
"Ini bukanlah persoalannya, tapi orang-orang. Ini adalah cara dan tempat mereka hidup, dan iklim tengah berubah, kekeringan, kelembaban yang berkurang."
"Kita sebenarnya akan menghadapi masa-masa yang sukar," kata Gubernur Brown soal beragam faktor kebakaran itu.

Sumber : BBC

Related

Dunia 5167500155760140216

Post a Comment

item