Jokowi: Indonesia Termasuk Beruntung, Kita Termasuk Pertama Vaksinasi di ASEAN

Presiden Jokowi (tengah) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Februari 2021. Jokowi telah mendapatkan dua kali vaksin Covid-19 bulan lalu. ANTARA/HO/Setpres-Kris

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Indonesia termasuk negara yang beruntung. Sebab, sejak awal pandemi sudah bergerak untuk memperoleh vaksin Covid-19.

“Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung. Kita ini beruntung. Dari awal pandemi, kita sudah bergerak untuk mengamankan akses dan komitmen pasokan vaksin untuk negara kita Indonesia. Diplomasi vaksin kita sudah berjalan sejak awal pandemi,” kata Presiden dalam acara virtual dalam Konferensi Internasional soal Menangani Pandemi Covid-19 pada Selasa, 23 Februari 2021.

Makanya, kata Jokowi, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memulai vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi, kata Presiden, masih dan akan terus berjalan. Presiden berharap vaksinasi kepada seluruh masyarakat penerima dapat selesai pada akhir tahun 2021 ini.

“Ini memang tantangan yang berat, namun kita akan sekuat tenaga untuk mencapai target tersebut,” ujar dia.

Presiden Jokowi mengatakan vaksin Covid-19 memberikan harapan baru bagi dunia. Maka itu, seluruh negara di dunia berpacu untuk mendapatkan vaksin. Namun, negara-negara di dunia juga perlu mengingat mengenai pentingnya kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara.


Tempo

Related

Indonesia 6699601411350318452

Post a Comment

emo-but-icon

item