Mangupura Cup Jadi Ajang Pencarian Pemain Futsal Untuk Wakili Badung di Porprov XIII Bali


Mangupura Cup Jadi Ajang Pencarian Pemain Futsal Untuk Wakili Badung di Porprov XIII Bali

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Asosiasi Futsal Kabupaten (Askab) Badung menggelar turnamen futsal bertajuk Mangupura Cup di lapangan Meazza Futsal Denpasar, Sabtu (25/2/2017) sore kemarin.

Turnamen ini sebagai ajang menjaring pemain futsal Kabupaten Badung, guna dipersiapkan hadapi Porprov XIII Bali di Gianyar, pada September 2017 mendatang.
Sembilan tim ikut dalam kejuaraan ini.
Ketum Afkab Badung, I Ketut Sukadana, mengatakan pihaknya akan membentuk tim bayangan futsal Porprov Badung berjumlah 20 orang dalam event ini.
"Ajang ini dijadikan seleksi pemain futsal Badung, yang disiapkan tampil di Porprov Bali XIII," kata Ketut Sukadana.
"Kalau memungkinkan atau kriteria pemain yang dibutuhkan masih kurang, tidak memungkinkan akan ada seleksi terbuka lainnya. Tapi, saya berharap di event Mangupura Cup ini, semua yang dibutuhkan terpantau dengan maksimal," tambah Sukadana.
Persyaratan pemain yang mengikuti event ini yakni U-21 atau umur maksimal pemain kelahiran 1 Januari 1997.
Ini mengacu pada ketentuan hasil kongres AFP Bali lalu.
Sementara sembilan tim yang ikut yakni Mumbul FC (Nusa Dua), AKA (Jimbaran), Gerraldine (Mengwi), Masalembu (Jimbaran) dan Ging FC (Mengwi) masuk di grup A. Lalu Kulak (Dalung), Densus 89 (Kedonganan), D'Lounge (Dalung) dan Freedom FC (Jimbaran) menghuni grup B.
Babak penyisihan berlangsung sejak Sabtu (25/2/2017) dan Minggu (26/2/2017).
Untuk babak semifinal dan final berlangsung pada 5-6 Maret mendatang.
Sistem pertandingan menggunakan setengah kompetisi, di mana juara dan runner up melaju ke babak semifinal.
Sukadana menambahkan, setelah pemain terjaring, kemudian pada bulan Juni sudah terbentuk secara definitif yang direncanakan berjumlah 15 pemain.
Soal target di Porprov Bali nanti, Afkab Badung tetap membidik mempertahankan emas atau juara saat event Porprov Bali 2015 silam.
"Tentunya target emas itu adalah harga mati," katanya.
Soal pelatih, Afkab Badung sudah menunjuk pelatih lokal yang akan menanganinya.
Hanya saja, nama pelatihan itu masih dirahasiakan.
"Dari generasi dua tahun lalu, hanya menyisakan satu pemain saja yakni Kadek Ryan. Dia juga salah satu pemain di PON Bali tahun 2016 lalu," pungkasnya.
(TribunBali)

Related

Olahraga 2340550477029485768

Post a Comment

emo-but-icon

item