Utang Menumpuk, Venezuela Kehabisan Uang Tunai



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Pada tahun 2011, Venezuela memiliki cadangan dana US$ 30 miliar dan tergerus menjadi US$ 20 miliar pada 2015.

Gambaran keuangan yang memburuk menggarisbawahi masalah Venezuela. Aksi kekerasan, protes anti-pemerintah menewaskan tiga orang pada hari Rabu, dan lebih banyak demonstrasi dijadwalkan pada akhir pekan ini. Angkatan bersenjata bertemu para demonstran dengan gas air mata dan tembakan.

IMF memperkirakan pada hari Selasa bahwa inflasi di Venezuela akan meroket 720 persen, sementara pengangguran akan meningkat lebih dari 25 persen. Tahun ini, Venezuela kemungkinan akan menandai resesi keempat tahun berturut-turut.

Seluruh resesi ini terjadi berada di bawah kepimpinan Presiden Nicolas Maduro, yang menyalahkan Amerika Serikat dan lawan-lawan politik untuk masalah negara tersebut.
Namun di sisi lain, banyak yang mempertanyakan prioritas pemerintah.  Sebab, Venezuela  yang tidak mampu membayar impor makanan untuk jutaan warganya yang kelaparan malah menyumbangkan US$ 500.000 untuk pelantikan Presiden Donald Trump.

Sementara untuk melakukan pembayaran utang tahun lalu, pemerintah Venezuela mulai mengirimkan beberapa emasnya ke Swiss untuk dijadikan jaminan pinjaman.


(Liputan6)

Related

Berita Ekonomi 4210413066797573612

Post a Comment

item