Mengulik Efektivitas Main Basket untuk Buat Perut Rata

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Wakil Gubernur Sandiaga Uno menyarankan warga Jakarta untuk bermain basket sebagai salah satu cara untuk hidup sehat dan memiliki perut rata. 


Namun benarkah bermain basket benar-benar ampuh untuk membuat perut rata?



Dalam perut yang buncit, terkandung lemak viseral yang jadi biang kerok. Jika tak diatasi dengan cara tepat, lemak ini akan membuat perut semakin buncit. 

Gerakan-gerakan dalam olahraga basket ternyata bisa membakar lemak viseral atau lemak jahat di dalam perut. Lemak itu aktif menciptakan zat berbahaya yang membuat rentan terhadap penyakit jantung, demensia, kanker dan penyakit lainnya.


Walaupun lemak dalam perut ini jahat, lemak viseral ini bisa hilang lebih cepat ketimbang lemak yang berada di bagian paha atau pinggul jika rutin berolahraga.



Basket dianggap sebagai salah satu olahraga yang mampu menghilangkan lemak perut karena 'memaksa' orang melakukannya bernapas lebih dalam dan membuat jantung berdetak lebih cepat. Kegiatan berlari, menggiring bola dan melemparkannya ke ring juga dianggap lebih efektif membakar kalori lebih banyak.



Agar mendapatkan hasil yang maksimal, para ahli menyarankan untuk rutin bermain basket minimal 30 menit setiap hari dalam lima hari sepekan. 



Jika mampu memungkinkan bermain hingga 60 menit, kalori yang dibakar akan lebih banyak. Hasil ini juga bisa didapat dengan membagi latihan pada 30 menit pertama di pagi hari dan masing-masing 15 menit pada siang dan malam hari.
The Panhandle Health District menyebut seseorang dengan berat sekitar 70 kilogram bisa membakar 584 kalori dengan bermain basket selama 60 menit. 


Sedangkan seseorang dengan berat sekitar 100 kg bisa membakar sampai 872 kalori.



Hanya saja sekadar bermain basket saja tak serta merta bisa membuat perut langsung rata. Untuk mendapatkan hasil maksimal, bermain basket juga harus diikuti dengan diet sehat. 



Ahli gizi merekomendasikan untuk menyantap makanan nabati seperti buah-buahan, biji-bijian, sayuran dan sumber protein sehat dari kacang. Air dan susu rendah lemak juga bisa dijadikan opsi minuman sehat.



Namun, hati-hati dalam bermain basket karena rawan cedera. Mengutip Live Strong, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter agar tetap aman untuk kesehatan.



Orang yang mengalami masalah kelebihan berat badan signifikan berpotensi mengalami risiko cedera yang lebih tinggi saat bermain basket. 





sumber : CNNIndonesia.com

Related

Gaya Hidup 4787749174757119882

Post a Comment

item