Usai Penembakan Florida, Trump Belum Bahas Aturan Senjata

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trunp bersama istrinya, Melania Trump, mengunjungi korban peristiwa penembakan di Parkland, Florida pada Jumat (16/2) waktu setempat. 

Para korban serta pelaku penembakan di sekolah saat ini masih mendapat penanganan medis dari Broward Health North Hospital.
Di rumah sakit, Trump mengatakan kepada wartawan yang meliput bahwa dirinya telah berbincang dengan para korban. Ia mengaku merasa sedih dengan peristiwa buruk seperti ini.


Dalam pidatonya yang sama, Trump juga memuji tindakan para petugas medis yang berusaha menyelamatkan korban. Ia juga menulis cuitan di Twitter akan hal yang sama.

"Itu adalah hal yang menakjubkan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka," kata Trump.

Keterangan resmi dari Gedung Putih menyatakan bahwa kunjungan Trump dilakukan sebagai rasa hormat kepada seluruh petugas medis yang bertugas dalam peristiwa penembakan yang terjadi di sekolah dan menewaskan 17 orang itu.

Walau menyatakan maksud kunjungannya, namun Trump tak menjawab ketika ada wartawan yang bertanya mengenai aturan kepemilikan senjata setelah peristiwa ini terjadi. 

Rencana kunjungan ini bukan tak dilanjutkan. Pada akhir pekan ini, Trump memang berencana menghabiskan waktu di resor pribadinya, Mar-a-Lago, yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Parkland. 

Di sana ia akan bermalam setelah melakukan inspeksi pembangunan di Orlando. Tapi, inspeksinya ke sana juga dibatalkan setelah peristiwa penembakan terjadi. 

CNN

Related

Dunia 6663968786364057635

Post a Comment

item