KSAD Perintahkan Prajurit Tuntaskan Investigasi Kecelakaan

KSAD Perintahkan Prajurit Tuntaskan Investigasi Kecelakaan

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali     Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono memerintahkan seluruh prajurit TNI AD mewujudkan zero accident dalam setiap pelaksanaan tugas maupun misi. Ia juga memerintahkan prajurit menuntaskan investigasi kecelakaan alutsista yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu menanggapi kecelakaan dua alat utama sistem senjata (alutsista) milik TNI AD. Ia menyampaikan hal itu saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan TNI AD, mulai dari Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) hingga sejumlah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).

Mulyono mengingatkan kepada seluruh prajuritnya untuk mengerti dan memahami prosedur penggunaan setiap alutsista yang dimiliki.


"Prosedur penggunaan dan pemeliharaan serta pengadaan alutsista untuk mewujudkan zero accident," kata Mulyono dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (22/3).
Selain itu, Mulyono juga meminta kepada prajuritnya untuk menyelesaikan investigasi secara tuntas terkait kecelakaan tank di Sungai Bogowonto dan kapal di Kepulauan Seribu.

"Kepada pejabat terkait agar segera menuntaskan investigasi kecelakaan alutsista yang terjadi beberapa waktu lalu," kata Mulyono.

Lebih lanjut, dalam sertijab tersebut, Mulyono juga mengimbau kepada seluruh pejabat baru agar selalu melaksanakan tugas dan misinya dengan penuh tanggung jawab. Ia pun meminta para pejabat siap dievaluasi setiap saat oleh pihak terkait.

"Harus siap dievaluasi pelaksanaannya setiap saat," ucap Mulyono.
Dalam acara tersebut, sejumlah pejabat yang melakukan sertijab di antaranya Danjen Kopassus dari Mayjen TNI Madsuni kepada Mayjen TNI Eko Margiyono, Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Eko Margiyono kepada Brigjen TNI Eka Wiharsa.

Kemudian ada Pangdam III/Slw dari Mayjen TNI Doni Monardo kepada Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Pangdam VI/Mlw dari Mayjen TNI Sonhadji, S.I.P., M.M kepada Mayjen TNI Subiyanto, Pangdam XIII/Mdk dari Mayjen Ganip Warsito kepada Mayjen TNI Madsuni, Pangdam Jaya dari Mayjen TNI Jaswandi kepada Mayjen TNI Joni Supriyanto dan lainnya.

Sebelumnya, dua alutsista milik TNI AD mengalami kecelakaan pada waktu yang hampir berdekatan.

Pertama, sebuah tank M113A1 milik TNI Angkatan Darat tenggelam di Sungai Bogowonoto, Purworejo, Jawa Tengah pada Sabtu (10/3). Dua orang meninggal atas kejadian itu. 
Tank batalion Yonif 412/BES itu mengangkut 20 anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Sindurjan, Kecamatan Purworejo yang sedang mengikuti kegiatan outbond.

Kemudian dua hari setelahnya pada Senin (12/3) Kapal Motor Cepat (KMC) AD-16-05 milik Kodam Jaya tenggelam di perairan Kepulauan Seribu.

Kapal tersebut sedang mengangkut 65 personel Kodam Jaya yang akan berangkat ke Pulau Pramuka dalam rangka kegiatan bakti sosial. 
















sumber:CNNIndonesia.com

Related

Indonesia 7940366924594484819

Post a Comment

item