Menguak Khasiat Jamur Sebagai Bahan Perawatan Kulit

Menguak Khasiat Jamur Sebagai Bahan Perawatan Kulit

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali  Jamur biasanya dikenal sebagai tumbuhan parasit dan juga beracun, walaupun beberapa diantaranya bisa dikonsumsi sebagai sayuran. Kini, inovasi terbaru tak lagi membuat jamur dapat disantap dengan nikmat, melainkan mengolah jamur menjadi skincare atau perawatan kulit.

Ahli dan pelopor kedokteran integratif di dunia Dr Andrew Weil mengembangkan jamur sebagai bahan skincare bernilai terapi yang tinggi. Bersama label Origins, Weil meneliti dan mengolah khasiat jamur menjadi produk perawatan kulit sejak 10 tahun lalu.

Dari sekian banyak tumbuhan fungi, Weil memilih menggunakan tiga jenis jamur yang dapat digunakan untuk kulit.
"Selama meneliti penggunaan jamur saya telah memilih dengan hati-hati untuk pengembangan koleksi Mega-Mushroom untuk melawan iritasi dan meningkatkan energi sel. Trio jamur itu adalah Chaga, Reishi dan Cordyceps," kata Weil.

Tiga spesies jamur itu dapat masuk ke dalam jaringan kulit untuk melawan iritasi dengan menenangkan dan meredakan stres atau tekanan di kulit.

"Koleksi perawatan kulit dari jamur ini dapat meningkatkan kekenyalan dan kekuatan kulit serta membuat kulit semakin berseri," ucap Weil.

Jamur disebut memiliki zat anti-inflamasi yang dapat mengurangi kemerahan pada kulit. Anti-inflamasi ini dapat membuat kulit segar karena terhidrasi.
Zat anti-inflamasi dalam koleksi Mega-Mushroom mulai dari serum, pelembab hingga pembersih disebut dapat membuat kulit sehat dan tahan dari kotoran seperti debu atau asap.

Diberitakan The Independent, saat ini, produk skincare dari jamur ini baru tersedia di Inggris dengan harga yang tergolong mahal berkisar 28-65 poundsterling atau Rp500 ribu sampai Rp1,2 juta. 






















sumber : CNNIndonesia.com

Related

Gaya Hidup 2043480093565500089

Post a Comment

item