Dihampiri Pengebom China, Taiwan Kerahkan Pesawat Militer

Dihampiri Pengebom China, Taiwan Kerahkan Pesawat Militer

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali   Angkatan Udara Taiwan mengerahkan pesawatnya sementara dua pengebom China terbang di sekitar pulau tersebut. Beberapa saat sebelumnya, Taipei bersumpah tak akan takluk karena kehilangan sekutu diplomatik akibat tekanan Beijing.

Pada Jumat (25/5), dua pengebom H-6 milik China terbang melintasi Kanal Bashi yang memisahkan pulau dari Filipina, kemudian mengitari pulau itu melalui Selat Miyako Jepang ke timur laut, kata Kementerian Pertahanan Taiwan.

Pesawat Taiwan mengawal dan memantau dua pengebom China itu sepanjang perjalanan, kata kementerian. Keduanya disebut tengah menjalani misi latihan jarak jauh. 


Kemhan Taiwan juga menyatakan warga tak perlu khawatir karena angkatan udara telah memantau kedatangan pesawat China dan sepanjang misi itu berlangsung, menjamin keamanan negara.
Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif China yang berpotensi bereskalasi jadi konflik militer berbahaya. Negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia memandang pulau itu sebagai wilayahnya dan telah bersumpah tak akan membiarkan terjadi aksi separatisme.

Ketegangan atara Taiwan dan tetangga besarnya itu meningkat dalam beberapa bulan terakhir. China curiga pemerintahan Tsai Ing-wen berniat menyatakan kemerdekaan secara resmi.

Tsai, yang terpilih sebagai presiden pada 2016, mengatakan dirinya berniat mempertahankan status quo, tapi akan melindungi keamanan Taiwan dan tak akan real dirundung Beijing.

Hingga berita diturunkan, masih belum ada pernyataan dari China. Sebelumnya, Beijing menyatakan misi-misi militernya dilakukan untuk memperingatkan Taiwan agar tak melakukan aktivitas separatisme.
Pada Kamis, Taiwan kehilangan sekutu diplomatik untuk kedua kalinya dalam satu bulan. Burkina Faso menyatakan memutus hubungan dengan Taipei di tengah tekanan intens China.

Tsai mengatakan negaranya tak akan terlibat dalam "diplomasi dollar" dan mengecam sikap Beijing. Dia mengatakan Taiwan dan negara-negara rekanannya di masyarakat internasional tak akan takluk pada tekanan China.

Taiwan hanya punya satu sekutu diplomatik lagi di Afrika, yakni Swaziland. Di seluruh dunia, hanya ada 18 negara yang berhubungan dengan Taipei, sebagian besar negara-negara miskin di Amerika Tengah dan Pasifik.

































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Dunia 1716646360610493271

Post a Comment

item