Menguat ke Rp14.343, Rupiah Diprediksi Bertahan di Zona Hijau

Menguat ke Rp14.343, Rupiah Diprediksi Bertahan di Zona Hijau

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp14.343 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (9/7). Rupiah menguat 32 poin atau 0,22 persen dari penutupan akhir pekan lalu, Jumat (6/7) di posisi Rp14.375 per dolar AS. 

Penguatan rupiah merupakan yang tertinggi di kawasan Asia, diikuti won Korea Selatan yang menguat 0,1 persen dan rupee India 0,09 persen. 

Lalu, baht Thailand, ringgit Malaysia, dan yen Jepang kompak menguat 0,05 persen. Sedangkan dolar Singapura menguat 0,03 persen dan peso Filipina 0,01 persen. 
Hanya dolar Hong Kong dan renmimbi China yang melemah masing-masing 0,01 persen dan 0,09 persen. 

Begitu pula dengan mata uang negara maju, mayoritas menguat. Mulai dari dolar Australia menguat 0,19 persen, euro Eropa 0,08 persen, rubel Rusia 0,06 persen, dan franc Swiss 0,02 persen.

Namun, dolar Kanada melemah 0,08 persen di hadapan dolar AS. 

Reza Priyambada, Analis Senior CSA Research Institute memperkirakan rupiah akan bertahan di zona hijau pada hari ini. Sebab, pelemahan dolar AS diproyeksi masih berlanjut pada hari ini. 
Mata uang Negeri Paman Sam diperkirakan melemah karena rilis data ketenagakerjaan AS yang di bawah ekspektasi. Lapangan pekerjaan meningkat sekitar 213 ribu pada Juni lalu, namun tidak diimbangi dengan kenaikan gaji. 

"Pertumbuhan angka gaji di bawah perkiraan sebelumnya, diharapkan ini dapat menjadi faktor penyeimbang untuk mempertahankan rupiah di zona hijaunya," kata Reza dalam risetnya. 

Sementara dari domestik, terlihat masih minim sentimen yang dapat menggerakkan rupiah. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.359-14.378 per dolar AS pada hari ini.



















































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Berita Ekonomi 4158514224519024049

Post a Comment

item