Bentrok Ormas di Gandaria Diduga Buntut Ricuh di Ciledug

Bentrok Ormas di Gandaria Diduga Buntut Ricuh di Ciledug

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Bentrokan antaranggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di kawasan Gandaria, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (10/9).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan bentrok antaranggota ormas itu merupakan buntut dari keributan yang sebelumnya terjadi di perbatasan Kota Tangerang dan Jakarta Selatan.

Indra mengatakan bentrok yang terjadi Gandaria itu dipicu saat salah satu anggota ormas menyerang pos milik ormas lain yang mengadakan hari jadi di kawasan Gandaria.
Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama, Komisaris Sujanto mengatakan akibat bentrokan tersebut sejumlah sepeda motor yang berada di sekitar area rusak, termasuk gardu pos yang menjadi sasaran penyerangan. Tak ada korban jiwa akibat bentrokan yang terjadi semalam.

"Sejauh ini belum ada," kata Sujanto, Selasa (11/9) seperti dikutip dari Antara.

Dia menuturkan gardu pos tersebut rusak pada bagian kaca dan terdapat bebatuan dari sisa pengrusakan .

Menurut dia, aparat kepolisian melakukan upaya pencegahan dan imbauan agar tidak terjadi bentrokan susulan dengan menempatkan anggota bersenjata lengkap.

Sujanto menjelaskan pelaku penyerangan berjumlah sekitar 20 orang yang menumpang sepeda motor. Polisi akan menyelidiki pelaku pengrusakan gardu pos ormas itu.

Diberitakan Detikcom, bentrokan itu terjadi ketika salah satu ormas hendak pulang ke wilayah Jakarta Selatan usai memperingati hari jadi di Graha Raya, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Peristiwa bentrok pertama adiduga terjadi di depan Mall Pamulang, Tangsel. Diduga friksi terjadi akibat ego masing-masing kelompok.

Dari situ, bentrokan kembali terjadi di wilayah perbatasan Kreo, Ciledug, Tangerang dan Pesanggrahan Utara, Jaksel. Dari situ bentrokan pun meluas dan terjadi di wilayah Gandaria, Jakarta Selatan yang diduga sebagai aksi balas dendam.







































sumber : CNNIndonesia.com

Related

Indonesia 1576845972346276711

Post a Comment

item