Tingkatkan Kompetensi Pelatih, KONI Klungkung Gelar Pelatihan Pelatih

foto : Jim/Hmsklk
Srinadi 99,7 FM | Radio Bali - Guna meningkatkan kompetensi para pelatih cabang olahraga di Kabupaten Klungkung dalam menyusun program latihan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Klungkung menggelar Pelatihan Pelatih Cabang Olahraga Anggota KONI Kabupaten Klungkung Tahun 2018. Bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, acara ini di buka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ketua KONI Klungkung Wayan Subamia, Dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung Jawa Barat yang sekaligus narasumber DR. Dikdik Zafar Sidik, M.Pd.
Ketua Panitia pelatihan ini, I Dewa Ketut Wirata, S.Pd dalam laporannya mengatakan kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. para pelatih akan diberikan cara dalam menyusun suatu program latihan mulai dari periode persiapan, periode pertandingan/lomba dan periode transisi/pemulihan serta bagaimana caranya agar latihan bisa dilaksanakan dengan baik untuk mencapai hasil yang optimal. Peserta berjumlah 100 orang pelatih dari cabang olahraga yang ada di Kabupaten Klungkung.
Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 16 s/d 17 Nopember ini menghadirkan dua orang narasumber yakni DR. Dikdik Zafar Sidik, M.Pd dengan materi Perencanaan Penyusunan Program Pelatihan Menyongsong Persiapan PORPROV ke XIV 2019 serta Nyoman Yamadiputra dengan materi Optimalisasi Program Latihan Atlet Andalan Klungkung Menuju PORPROV Bali 2019. Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan dari dana Hibah KONI Kabupaten Klungkung tahun 2018.
Sementara itu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memberikan yang terbaik untuk kabupaten Klungkung. Menurutnya jauh lebih baik berbuat yang terbaik daripada menjadi yang terbaik. Dengan berbuat yang terbaik maka generasi penerus akan menjadi lebih baik dari kita. Selain itu pelatih juga didorong  berinovasi menciptakan konsep pelatihan. Menurutnya berlatih tidak harus konvensional namun juga harus inovatif.
Bupati Suwirta juga mewanti wanti supaya tidak ada pengurus KONI atau pengurus Cabor yang bekerja hanya untuk sekedar mencari kesibukan dan sekedar menjalankan program. Menurutnya dalam menekuni sebuah kewajiban harus dilakukan dengan sungguh sungguh serta memiliki output dan outcome yang jelas dan terukur. Mengingat olah raga juga bisa dijadikan sebagai mata pencaharian. Pengurus Cabor juga juga diingatkan harus aktif menggelar kegiatan yang dapat meningkatkan kwalitas atlet. Karena saat ini menurutnya masih ada pengurus cabor yang kurang aktif menggelar event. “Saya bermimpi kedepan Klungkung tidak hanya akan mengalami perubahan pada tata kelola pemerintahan, namun juga akan mengalami kemajuan dibidang olah raga,”ujar Bupati Suwirta.
HUMASKLK/Jim

Related

Warta Semarapura 7789151231807772412

Post a Comment

item