Jokowi sebut banyak mal dan toko tutup akibat tak mengikuti perkembangan zaman



Srinadi 99,7 FM | Radio Bali -  Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengingatkan kesiapan masyarakat dalam beradaptasi pada perubahan zaman yang sangat cepat. Dia mencontohkan salah satu perubahannya dalam pola belanja dari offline ke online.

Menurutnya, pengusaha ritel konvensional seperti mal dan toko banyak yang gulung tikar atau tutup akibat tak mengikuti perkembangan zaman. "Ini sering tidak kita sadari," katanya seperti dikutip dari Antara di Semarang, Selasa (17/10).

Maka dari itu, presiden menegaskan peran penting perguruan tinggi dalam situasi perkembangan global yang begitu dinamis untuk mempersiapkan langkah dan antisipasinya. "Perguruan tinggi yang ada di depan untuk antisipasi ini, persiapan-persiapan ini harus kita lakukan karena kalau tidak terkaget-kaget kita," katanya.

Secara khusus, dia meminta kepada perguruan tinggi khususnya Universitas Diponegoro (Undip), agar mampu menjadi motor penggerak perubahan dan berubah menyongsong perubahan tersebut. Dia menambahkan, fakultas dan program studi pada perguruan tinggi harus mampu memenuhi kebutuhan spesifik yang berkembang saat ini, sekaligus memenuhi kebutuhan inovasi-inovasi disruptif.

"Ubah pola pembelajaran sehingga mendorong inovasi, memfasilitasi mahasiswa menjadi pembelajar yang aktif, untuk mempunyai karakter, etos kerja yang tinggi, memiliki leadership atau kepemimpinan yang baik, jiwa antikorupsi, jiwa toleransi, inovatif, dan kreatif karena kompetisi antarnegara sangat ketat dan sangat sengit," katanya.

(Merdeka.com)

Related

Berita Ekonomi 6261675526553970718

Post a Comment

item