Ayu Suwirta Raih Penghargaan Perempuan Indonesia Berprestasi

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Penyerahan penghargaan tersebut bertempat di Jennis Ballroom, Hotel Ibis Asia Afrika, Bandung, Jumat (2/2). Ny Ayu Suwirta mengaku sangat terkejut dengan penghargaan yang diterimanya. Karena YPI menggunakan tim khusus dalam penilaian dan tidak memberitahukan kepada seluruh ketua TP PKK di seluruh Indonesia. Pihaknya menyampaikan, penghargaan ini kesekian kalinya yang didapatkan PKK Kabupaten Klungkung.

Sebelumnya, PKK Klungkung pernah meraih juara umum dalam perlombaan serangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 tahun 2017 tingkat Provinsi Bali. Pada ajang Jambore, TP PKK Kabupaten Klungkung menyabet Juara I Lomba Yel Gembira dan Juara I Lomba Parade Nusantara untuk kategori kreativitas dan dinamika tim serta yang paling membanggakan saat PKK Kabupaten Klungkung mewakili kontingen Bali berhasil meraih Juara III Nasional, sebagai Pelaksana Terbaik Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Jakarta. “Prestasi ini mampu diraih tidak terlepas dari bersinerginya Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, dengan PKK Kabupaten,” ujarnya.

Di samping itu, dukungan dan motivasi TP PKK Provinsi Bali dan Gubernur Bali selaku Pembina TP PKK Provinsi Bali juga sangat penting sehingga mampu membangkitkan kepercayaan diri PKK Klungkung. Dia berharap, penghargaan dan prestasi ini dapat dipertanggungjawabkan dengan meningkatkan kualitas perempuan di Klungkung.

Ketua Umum YPI Harry Rachman menyampaikan, agar generasi muda tidak mengalami gegar budaya yaitu adanya ketidaksiapan menerima budaya yang baru pada kehidupan. Sehingga diperlukan adanya tokoh panutan yang bisa menjadi idola dalam pengertian positif. Sejalan dengan kehendak Negara Indonesia yang harus diisi oleh manusia yang Pancasilais, Berkualitas, Kreatif, Inovatif, dan mampu menghasilkan prestasi sesuai dengan bidangnya. Didasari pemikiran itulah Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) menggelar penghargaan “Tokoh Indonesia 2017-2018”. Dalam penilaian YPI membentuk tim pengamat dan pengkaji yang bekerja berdasarkan, pengamatan di berbagai media massa, media sosial, survey opini ke kalangan relasi dan kenalan para tokoh serta diskusi dengan sejumlah narasumber.





sumber : nusabali.com

Related

Warta Semarapura 5739104892190352843

Post a Comment

item