Sekolah di Hongkong tutup lebih awal akibat wabah flu

Srinadi 99,7 FM | Radio Bali    Pihak berwenang Hongkong, yang bergulat dengan wabah flu musiman, memutuskan menutup semua taman kanak-kanak dan sekolah dasar sejak Kamis, beberapa hari sebelum liburan Tahun Baru Imlek, untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.

Pada Senin, flu musiman itu telah menewaskan 121 orang, termasuk dua anak-anak, sejak awal tahun ini, kata Departemen Kesehatan, yang mencatat 224 penderita parah selama masa tersebut.

Jumlah kematian dan penderita parah dalam tiga minggu pertama musim ini melebihi tiga bulan terakhir, kata statistik dari Pusat Perlindungan Kesehatan.

"Kami ingin mematahkan rantai infeksi. Itu hanya kebijakan jangka pendek," kata pemimpin Hongkong Carrie Lam pada Rabu, menurut pernyataan pemerintah.

Sekolah sebelumnya dijadwalkan tutup pada hari berbeda dalam minggu depan untuk liburan Tahun Baru Imlek, yang berlangsung sejak Jumat hingga Senin pekan berikutnya.

Beberapa dari yang bekerja di bidang pendidikan mengatakan bahwa pemerintah seharusnya memberi pemberitahuan sebelumnya.

"Kami mengerti bahwa situasinya sangat akut dan mendadak... tapi pada saat yang sama, kita harus berusaha menghindari kekacauan, atau bahkan menciptakan kepanikan," kata Ip Kin-yuen, seorang legislator yang mewakili sektor pendidikan, dalam pernyataan yang dibawa oleh RTHK yang didanai pemerintah.

Rumah sakit umum menambahkan tempat tidur untuk mengatasi tingkat rawat inap, yang meningkat menjadi 112 persen, dengan statistik terakhir Otoritas Rumahsakit menunjukkan lebih dari 1.000 orang pada Senin mengaku ke rumah sakit umum di seluruh wilayah tersebut, demikian Reuters.







sumber : antaranews.com

Related

Dunia 2267613141332282616

Post a Comment

item